Realisasi PAD Merangin Rendah, Tiga OPD ini Masih Nol

halaman kantor bpprd merangin
halaman kantor bpprd merangin

Jambi Win — Meski sudah memasuki bulan April 2022, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin pada Triwulan pertama masih rendah.

Dari 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD, tiga OPD realisasinya masih nol persen atau zonk, sedangkan 6 OPD dibawah sepuluh persen, 3 OPD sudah mencapai belasan persen, dan 1 OPD cukup mengejutkan karena realisasinya sudah mencapai 84,22 persen.

Berdasarkan data yang didapat dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Merangin. 3 OPD yang masih nol atau zonk PAD tersebut, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Perikanan dan Dinas Peternakan dan Perkebunan (Nakbun).

Kemudian 6 OPD yang PAD nya dibawah sepuluh persen seperti, Dinas PUPR sebesar 1,72 persen, Dinas Damkar dan Penyelamatan sebesar 8,36 persen, Dinas Perhubungan sebesar 4,23 persen.

Selanjutnya, Dinas Koperindag sebesar 4,09 persen, Dinas Parpora sebesar 6,22 persen, dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikuktura sebesar 4,61 persen.

Sementara tiga OPD realisasi PAD nya baru belasan persen, yakni Dinas Kesehatan sebesar 12,98 persen, Dinas Lingkungan Hidup sebesar 16,70 persen dan BPPRD sebesar 12,95 persen.

Namun perbedaan sangat mencolok terlihat, karena realisasi PAD Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sudah mencapai angka 84,22 persen.

Hal itu dibenarkan Kabid Penagihan BPPRD Merangin, Syafril T yang dikonfirmasi pada Rabu (13/4/2022). Ia menyebut bahwa, realisasi PAD Merangin Januari-Maret masih rendah.

“Secara keseluruhan baru mencapai 18,42 persen. Dapat dikatakan belum mencapai target Triwulan pertama,”katanya.

Meski begitu, dirinya mengaku ada kendala pada masing-masing OPD, sehingga PAD masih rendah, seperti di Perikanan, bahwa kolam mereka kebanjiran. Lalu di segi pariwisata, yang masih terdampak pandemi Covid-19.(Edo)

Baca berita terbaru di JAMBISERU.COM