Berita  

Komisi II DPRD Merangin Panggil Dokter Spesialis RSUD Bangko

Komisi II DPRD Merangin saat hearing bersama dokter spesialis RSUD kolonel abundjani Bangko
Komisi II DPRD Merangin saat hearing bersama dokter spesialis RSUD kolonel abundjani Bangko

Jambi Win – Komisi II DPRD Merangin kembali memanggil pihak RSUD Kolonel Abundjani Bangko. Usai Direktur RSUD, kini giliran dokter spesialis yang dipanggil oleh DPRD. Pemanggilan tersebut dilakukan pada Rabu (2/2/2022).

Dalam pertemuan tersebut, pihak dokter spesialis mengungkapkan keluh kesah mereka kepada Komisi II DPRD Merangin. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perkataan direktur yang dianggap tidak manusiawi.

“Sebelumya pernah dimediasi oleh Dewan Pengawas Rumah Sakit Provinsi Jambi, akan tetapi hal itu tetap terjadi lagi. Bahkan pernah terlontar dari mulut direktur, ‘dokter spesialis sekolah tinggi-tinggi tidak punya otak,” ungkap perwakilan dokter spesialis saat hearing di ruangan komisi II DPRD Merangin.

Selain itu, perwakilan dokter spesialis juga mengatakan, direktur RSUD kolonel abundjani Bangko, dalam kepemimpinannya terlalu arogan.

“Jika tidak berkenan, di RSUD ini silahkan hengkang,” ujarnya meniru bahasa direktur.

Perwakilan dokter spesialis juga menyampaikan ke komisi II DPRD Merangin, agar meninjau ulang jabatan direktur RSUD kolonel abundjani Bangko tersebut.

Menyikapi itu, As’ari Elwakas, anggota DPRD Merangin mengatakan, disaat keadaan seperti ini peran dewan pengawas rumah sakit kabupaten Merangin sangat diperlukan.

“Dalam permasalahan ini, dewan pengawas rumah sakit harus tanggapan, agar ada solusi nantinya,” kata pria yang akrab disapa Apuk ini.

Sementara itu, Yuzan, Ketua Komisi II DPRD Merangin mengatakan, setelah pemanggilan beberapa dokter spesialis di RSUD kolonel abundjani Bangko, dirinya berharap permasalahan ini cepat selesai.

“Iya, kita sudah panggil beberapa dokter spesialis di RSUD, dan kita sudah tahu titik permasalahannya. Selanjutnya komisi II akan melakukan pemanggilan terhadap dewan pengawas rumah sakit,”kata Yuzan.

“Kita akan dijadwalkan secepat mungkin, dan mencari langkah langkah apa yang akan dilakukan agar rumah sakit kita kembali aman dan nyaman,” tandasnya.(Edo)