Berita  

Kisruh dengan Dokter Spesialis di Merangin: Dewan Panggil Manajemen RS

Komisi II DPRD Merangin panggil pihak manajemen RSUD kolonel abundjani Bangko
Komisi II DPRD Merangin panggil pihak manajemen RSUD kolonel abundjani Bangko

Jambi Win – Manajemen RSD Kolonel Abundjani Merangin, “ribut-ribut” dengan dokter spesialis. Mendengar itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin, khususnya komisi II, langsung memanggil manajemen rumah sakit, Senin (31/1/2022) sore.

Memenuhi panggilan itu, langsung hadir Direktur RSD Merangin Dr Sephelio. Usai itu, ia mengaku diminta dewan mengklarifikasikan kisruh yang terjadi dengan dokter spesialis.

“Kita dipanggil komisi II DPRD Merangin untuk mengklarifikasi kisruh antara pihak manajemen rumah sakit dengan dokter spesialis,” kata Sephelio. Senin sore (31/1/2022)

Dikatakan Sephelio, dokter spesialis yang ada merupakan PNS yang dibawa oleh pemerintah kabupaten Merangin untuk membesarkan dan melayani masyarakat.

“Mereka dibawa pemkab dengan susah payah, tapi bukan untuk berkeliaran, pentingkan dulu kewajiban membesarkan rumah sakit sampai waktu yang telah ditentukan,” imbuh mantan Kepala Puskesmas Pematang Kandis itu.

Meski begitu, Sephelio menjelaskan, ia melakukan semua demi pelayanan di RSUD kolonel Bangko. “Intinya, kita ingin berbenah dari sisi pelayanan rumah sakit,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua komisi II DPRD Merangin, Solihin mengatakan, pemanggilan Direktur RSUD Kolonel Abundjani Bangko, terkait pelayanan dan kisruh yang terjadi di rumah sakit milik pemkab Merangin itu.

“Iya, tadi kita sudah panggil pihak manajemen dan direktur RSUD kolonel abundjani Bangko, hal ini dilakukan agar permasalahan ini, agar tau siapa yang benar dan siapa yang salah,”kata Solihin yang didampingi anggota komisi II lainnya, Mulyadi, Taufik, dan Helmi.

Selain itu, Komisi II DPRD Merangin juga sudah menjadwalkan untuk pemanggilan pihak dr spesialis di RSUD kolonel abundjani Bangko.

“Kita sudah jadwalkan, hari Rabu esok kita panggil dokter spesialis RSUD Kolonel Abundjani Bangko,” tandasnya.

Diketahui, beberapa hari lalu terjadi ribut-ribut atau kisruh antara dokter spesialis dengan manajemen RSUD Merangin.

Pihak manajemen menerapkan disiplin terhadap paramedis, termasuk dokter spesialis. Namun, diduga oknum dokter spesialis malah tak disiplin. Ada yang buka praktek di jam kerja sehingga pelayanan di RSUD Merangin jadi terganggu.(edo)