Berita  

Gedung Serbaguna Merangin Memprihatinkan, Sukoso : Penyerahan Aset Sudah Seperti Itu

Gedung serbaguna kabupaten Merangin
Gedung serbaguna kabupaten Merangin

Jambi Win — Kondisi Gedung Serbaguna milik Pemerintah Kabupaten Merangin sangat memprihatinkan. Pasalnya beberapa bagian bangunan yang terletak tepat di depan bangunan megah kantor baru bupati Merangin tersebut terlihat rusak.

Pantauan dilapangan, bagian yang rusak tersebut, kaca jendela pecah hampir disemua bagian dan dipenuhi dengan sampah sampah, tak hanya itu plafon atau langit langit gedung itu juga rusak, begitupun dengan water closed (wc) terlihat tidak berfungsi.

kondisi plafon gedung serbaguna
kondisi plafon gedung serbaguna

Diketahui, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran 1,8 miliar rupiah dan bersumber dari APBD Merangin Tahun 2018 lalu oleh Dinas PUPR Merangin.

Kendati demikian, Kepala Bidang Aset BPKAD Merangin, Siahaan dikonfirmasi, tidak menampik saat ditanya kondisi bangunan tersebut, katanya gedung serbaguna itu sudah diserahkan oleh pihak Dinas PUPR Merangin ke Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Merangin pada tahun lalu.

“Iya, terkait gedung itu sudah diserahkan ke Disparpora Merangin pada 2021 lalu oleh pihak aset PUPR Merangin, untuk lebih jelasnya coba konfirmasi dengan SKPD tersebut,” kata Siahaan belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Disparpora Merangin, Sukoso saat dimintai tanggapannya soal gedung serbaguna yang memprihatinkan mengatakan, saat serah terima aset dari Dinas PUPR Merangin, kondisinya sudah dalam keadaan seperti itu.

“Sekitar pertengahan tahun 2021 lalu, diserahkan ke kami (Disparpora -red) dalam kondisi seperti itu, karena tahun anggaran sudah berjalan tentu kita tidak bisa menganggarkan untuk rehab,”kata Sukoso diruangannya. Senin pagi (31/1/2022)

Dikatakan Sukoso, karena keterbatasan anggaran pada tahun lalu, untuk tahun 2022 ini Disparpora Merangin sudah menganggarkan pada Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk perawatan.

“Nanti akan dipasang tralis dan kunci kuncinya, kita akan prioritaskan itu agar tidak semua orang bisa lalu lalang keluar masuk gedung tersebut,”sebut mantan camat Tabir Selatan itu.(*)

Reporter : Edo Guntara