Demi Biaya Persalinan, Wanita ini Sewakan Kamar untuk PSK

Kerinciexpose.com - Tempat prostitusi di Jalan Mohammad Hatta, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah akhirnya dibongkar oleh Satpol PP yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati.


Pembongkaran yang dilakukan terhadap 13 bangunan tersebut setelah adanya pemberitahuan dan peringatan sebelumnya terhadap para penghuni dan pengguna warung remang-remang tersebut. Selain itu, penertiban tempat prostitusi juga merupakan komitmen dari Bupati dan Wakil Bupati Kotim yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

"Pada jalur ini akan rutin dilakukan pengawasan, jika ada yang membangun kembali, akan kami bongkar lagi. Sesuai dengan visi dan misi HARATI Kotim bersih, aman dan agamis, apalagi ini lingkungan kota tidak boleh ada tempat ini,” ujar Wakil Bupati Kotim, Irawati, (10/3).

Menariknya dari sejumlah bangunan yang dibongkar tersebut terdapat salah satu warung yang dihuni oleh seorang perempuan yang sedang hamil 8 bulan. Sebagai istri kedua, ia sudah lama ditinggal oleh suaminya yang kini kembali ke istri pertama.

Dalam kondisi hamil tua dan hidup tanpa penopang, wanita tersebut menyediakan kamar untuk disewakan oleh para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang hendak ditiduri pria hidung belang.

"Saya terpaksa menyediakan bilik ini, untuk memenuhi kebutuhan hidup saya, dan persiapan biaya bersalin," ujar S, wanita berusia 35 tahun tersebut.

Hasil dari sewa kamar tersebut tidak tentu. S mengakui tidak setiap hari ada PSK yang menyewa. Ketika ada tamu pun, biaya kamar hanya diberikan seadanya.

"Terkadang diberi Rp 20 ribu atau juga diberi lebih," terangnya.

Berkaitan dengan bisnis sewa kamar tersebut, S mengakui dijalaninya selama kurang lebih 3 bulan. Sedangkan bangunan yang disewanya tersebut sebesar Rp 2,5 juta setahun.

"Setelah dibongkar ini, saya tidak akan membuka lagi bisnis sewa kamar," ujarnya.

Sumber: Kumparan