Opini Musri Nauli : Perjalanan Betuah (55)

Jambi.win – Berbagai nama tempat yang telah dijalani oleh Al Haris-Sani dalam perjalanan politik (roadshow) adalah nama-nama tempat yang telah terpatri dalam Kerajaan Jambi Darussalam.

Menurut S Budhisantoso, dkk di dalam bukunya “Kajian dan Analisa Undang-undang Piagam dan Kisah Negeri Jamb, disebutkan Cerita rakyat yang bernilai sejarah yang berisi asal-usul keturunan kalbu atau Kerajaan Yang Dua Belas Bangsa. Keturunan tersebut diungkapkan lengkap dengan nama perisai (Kerajaan atau Kalbu), keturunan, gelar, jabatan, tugas dan lokasi wilayahnya.

Nama Perisai Tujuh Koto Sembilan Koto, keturunan Sunan Pulau Johor, Gelar Paku Negoro, Jabatan Tumenggung, Tugas menunggu rumah Pusaka Sunan Pulau Johor dan Pegawai kerajaan, Lokasi Mersam, Sengkati Baru, Malapari, Tantan, Bungin Petar, Kumpeh, Sungai Abang untuk kerajaan Tujuh Koto. Lokasi Sembilan Koto, Teluk Kuali, Tanjung Aur, Dusun Danau, Teluk Jambu, Rantau Langkap, Rambutan, Jambu, Pagar pudding, dan Sungai Rambai.

Nama Perisai Petajin, Keturunan Orang Kayo Pedataran, Gelar Setio Guno, Jabatan Pesirah, Tugas Membuat dan Merawat rumah Raja, Lokasi Betung Bedarah.

Nama Perisai Muara Sebo, Keturunan Kembang Seri, Gelar Wira Sandika, Jabatan Kademang, Tugas Penjaga Keamanan, Lokasi Muara Tebo.

Nama Perisai Pemas Pemayung, Keturunan Rangga Emas, Gelar Puspo Wijoyo/Pangeran Keramo Yudho, Jabatan Temenggung, Tugas Pengadaan Kerbau, Kelapa Seratus, beras serratus gantang, asam garamnya, jikai ada sedekah atau penobatan Raja, Lokasi Kampung Gedang dan dan Tanjung pasir.

Nama Perisai Jebus, keturunan Orang Kayo Pingai, Gelar Suto Dilago, Jabatan Temenggung, tugas sebagai panitia penobatan. Jadi sebelum Raja dinobatkan, dialah yang dahulu Raja, sebab dialah yang mengatur semua keperluan Raja. Maka digelar juga Rajo. Tugas merawat rumah Raja...Baca selengkapnya di Opini Musri Nauli


Source : Jambiseru.com