Jumat, 11 Desember 2020

Diduga "Menggandeng" Komisaris BUMN, Ratu Dilaporkan ke Bawaslu

Kemas Hendra Menunjukkan Bukti Pelaporan. Foto : Jambiseru.com

Jambi.win - Ratu Munawarroh dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jambi, atas dugaan melibatkan oknum komisaris BUMN selama aktivitas kampanye Pilkada Jambi 2020.

Laporan terhadap Calon Gubernur no. urut 1 ini secara resmi dilayangkan oleh Kemas Hendra ke Bawaslu Provinsi Jambi pada Jum'at (11/12/2020).

"Kami melaporkan Ratu Munawaroh Cawagub pasangan Cek Endra dikarenakan dugaan melibatkan Pejabat Komisaris BUMN Adhi Persada Property, saudara Cecep Suryana," ungkap Kemas Hendra. 

Dijelaskan Kemas Hendra, Ratu disangkakan melanggar pasal 189 UU No. 10 tahun 2016, yang mana dijelaskan larangan Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur melibatkan Pejabat ataupun pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Alhamdulillah laporan kami diterima oleh Bawaslu," tambahnya.

Dijabarkan, pada pasal 188 dan pasal 189 UU nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota. Bunyinya, setiap orang baik tim sukses maupun calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon walikota dan calon wakil walikota yang dengan sengaja melibatkan pejabat badan usaha milik negara, aparatur sipil negara, aggota kepolisian negara repblik indonesia, anggota tentara nasional indonesia dan kepala desa atau sebutan lain/lurah serta perangkat desa atau sebutan lain/perangkat kelurahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 70 ayat 1.

Ancaman pidana penjara paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 600.000 atau paling banyak Rp 6.000.000.(red)


Source : Jambiseru.com