Sabtu, 21 November 2020

Tunjukkan Tokoh Adat - Agama Jambi, Abdullah Sani Tutup Debat dengan Seloko & Doa


Jambi.win
- Abdullah Sani menutup debat kandidat Wakil Gubernur Jambi 2024 dengan Seloko Jambi. 

“Padi menjadi. Rumput hijau. Aeknyo tenang. Ke aek cemeti keno. Ke darat durian gugur”. 

Seloko Jambi malah kemudian dilengkapi dengan filosofi Jawa, “gemah repah. Loh Jinawi. Tata tentrem kerto Raharjo”. 


Sebagai tokoh agama dan tokoh yang dihormati di Jambi, Abdullah Sani menutup debat dengan doa kepada Yang Maha Esa. 

“Kita ingin Jambi lebih baik. Melalui Al haris – Sani, kita wujudlkan Jambi mantap 2024," katanya, sambil tersenyum bijak.

Yai Sani juga mendoakan agar Allah memberi yang terbaik bagi Jambi dan masyarakatnya. 

Setelah itu, ketiga kandidat Cawagub Jambi ini sempat berselfie ria. Tetapi setelah acara ditutup, hanya Kiyai Sani dan Syafril yang terlihat begitu akrab berjalan sambil turun panggung debat.

Ini mengingatkan sosok Al Haris yang begitu santun dengan Fachrori Umar, ketika debat Cagub Jambi beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, seloko adalah tuntunan, pedoman, ajaran hidup dari nenek moyang atau warisan dari hukum adat.

"Yang mengerti seloko Jambi, tentu orang tidak sembarangan. Orang itu biasanya sehari-hari mengurusi persoalan sosial di tengah masyarakat. Baik tokoh agama maupun tokoh adat," papar Musri Nauli, Direktur Media dan Publikasi Haris-Sani.

Dan hanya orang pilihan yang diberi kepercayaan menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

"Ini artinya Yai Sani sosok adat dan orang pilihan. Tuahnya tinggi," tutup Bang Nauli-sapaan akrab Musri Nauli-.(*)