Sabtu, 21 November 2020

Jambi Akan Buka Loker Guru IT, Al Haris : “Industri 4.0 Tak Terhindarkan”

Jambi.win – Menyambut industri 4.0, Jambi akan buka loker ( lowongan kerja ) ribuan guru IT. Ini dikatakan Al Haris, Cagub Jambi nomor urut 3.

Menurut Al Haris, industri 4.0 tak terhindarkan lagi. Karena itu, Jambi butuh banyak guru IT untuk dimaksimalkan mendidik paara siswa.

Jika nanti dipercaya rakyat menjadi Gubernur Jambi, Al Haris akan segera merekrut guru-guru ahli bidang IT. Penempatannya bisa di SMK-SMK dalam provinsi Jambi maupun SMA.


“Kita butuh cepat. Kalau tidak tergilas zaman. Industri sudah mengarah ke 4.0,” ungkap Al Haris, Bupati Merangin 2 periode ini.

Menurutnya, mahasiswa mahasiswi lulusan IT dari Jambi yang study di luar daerah, sudah banyak yang lulus. Mereka butuh tempat untuk mengabdikan ilmunya.

“Karena itu, Jambi harus siap menerima mereka. Ahli IT lulusan Jambi juga kita rekrut, supaya generasi kita berikut bisa mengejar ketertinggalan dengan daerah lain,” jabarnya.

Zaman Berubah, Kebutuhan Guru Juga Berubah

Selain itu, Al Haris berharap generasinya membuka pintu selebar-selebarnya untuk generasi baru yang sudah siap memimpin. Cara pandang cara pikir generasi Y dan Z, jauh berbeda dengan generasi X dan di atasnya.

Informasi dan teknologi bagi generasi Y, Z dan Alpha, sudah sangat biasa di kehidupan mereka sehari-hari. Maka itu, pekerjaan mereka ke depan pun, tentu tak jauh dari kehidupan sehari-hari. Tak bisa lepas dari teknologi informasi.

“Kita hidup untuk mempersiapkan hidup generasi berikut. Jangan egois. Ayo belajar merubah pola pikir, supaya Jambi bisa lebih maju dari sekarang,” papar penggemar olahraga sepak bola ini.

Ditanya darimana ia menilai ini semua, dijawab Al Haris, dari pandangan sehari-hari.

“Coba lihat, game sudah dianggap biasa bagi anak-anak sekarang. Malah sudah dianggap prestasi. Buktinya sekarang sudah ada ESport, Game yang jadi cabang olahraga. Besok apa lagi, hayo?” tambahnya.

Karena itu, guru IT adalah kebutuhan pokok bagi dunia pendidikan Jambi. Anak-anak nanti akan dibantu untuk menjadi analis dan programer atau dua-duanya sekaligus.

“Kita sambut industri 4.0 dengan kesiapan matang. Jangan lengah,” tutupnya.

Menurutnya, karena zaman telah berubah, maka pola pendidikan juga harusnya berubah. Supaya tak ketinggalan dan dilindas zaman.

“Perubahan itu kejam. Kalau tak siap, habis kita,” tambahnya.(*)


Sumber : Jambiseru.com